Watch “TP2 Ratih Pujihati 1001126” on YouTube

Iklan

PROPOSAL SEMINAR

silakan download PROPOSAL

OPTIMALISASI ANTRIAN PEMBELIAN KARCIS

di STASIUN BANDUNG dengan MENGGUNAKAN

ALGORITMA GENETIKA

Proposal Skripsi

Untuk persyaratan penelitian dan penulisan skripsi

sebagai akhir Studi S1 Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer

diajukan oleh:

Riza Fauzi Rahman

0800403

Kepada

TIM SKRIPSI PROGRAM STUDI ILMU KOMPUTER

PROGRAM STUDI ILMU KOMPUTER

FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERITAS PENDIDIKAN IDONESIA

JUNI, 2011

Baca lebih lanjut

JURNAL

jurnal

Optimalisasi Antrian Pembelian Karcis

di Stasiun Bandung dengan Menggunakan
Algoritma Genetika

Riza Fauzi Rahman – 0800403

Progam Studi Ilmu Komputer, Universitas Pendidikan Indonesia

Email : riza.fauzi.rahman@gmail.com

Abstrak

Antrian adalah suatu keadaan sistem pelayanan dimana waktu kedatangan lebih besar daripada waktu pelayanan. Contoh sederhana suatu antrian adalah pembelian tiket di stasiun kereta api, di mana waktu kedatangan calon penumpang lebih besar daripada waktu pelayanan petugas tiket, sehingga akan menyebabkan antrian. Hal ini bisa menyebabkan permasalahan apabila tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu perlu ada suatu metode yang tepat untuk menangani kasus seperti ini. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah dengan disiplin antrian single channel dan multiple channel. Selain itu dalam penelitian ini akan digunakan Algoritma Genetika (GA) sebagai salah satu alternatif penyelesaian permasalahan. Algoritma Genetika (GA) adalah algoritma kecerdasan buatan tentang teknik pencarian dan optimasi yang berdasarkan pada mekanisme seleksi atau evolusi biologis yang terjadi di alam yaitu perkembangbiakan makhluk hidup secara seksual yang dipengaruhi faktor genetika agar dapat melanjutkan keturunannya. Faktor-faktor genetika yang berpengaruh adalah persilangan gen atau crossover gen dan mutasi gen.

Kata kunci : Algoritma Genetika, disipin antrian, single channel dan multiple channel

Baca lebih lanjut

Menghitung Nilai Cost Minimum pada permasalahan Transportasi

software (rename ekstensi menjadi exe


Keseluruhan SRS silakan lihat disini
Untuk source silakan download disini
/*
NAMA    : RIZA FAUZI RAHMAN
NIM        : 0800403
KELAS    : C 2008
JURUSAN    : ILMU KOMPUTER
TUGAS    : TRO
MATERI    : NORTH WEST CORNER
DOSEN    : EDDY PRASETYO,MT
*/

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include”windows.h”

int main()
{
int de[20];         //Demand values
int su[20];         //Supply values
float c[20][20];      //Cost values
int i,j,k;         //Index values
int n,m;         //Column-Row
int t;         //Temp variable
float o[20],sum;      //Ans
int tot_de=0;
int tot_su=0;

printf(“|===================================================================|\n”);
printf(“|                           Riza Fauzi Rahman                       |\n”);
printf(“|                                0800403                            |\n”);
printf(“|                         Ilmu Komputer C 2008                      |\n”);
printf(“|                    Universitas Pendidikan Indonesia               |\n”);
printf(“|===================================================================|\n\n”);

printf(“____________________________________________________________________\n”);
printf(“|                               Tugas Besar TRO                     |\n”);
printf(“|                      Menghitung Nilai Cost Terkecil               |\n”);
printf(“|                       Menggunakan North West Corner               |\n”);
printf(“____________________________________________________________________\n”);
printf(“\n\n”);

printf(“Tekan tombol enter untuk memulai:”);
getchar();
system(“cls”);

printf(“____________________________________________________________________\n”);
printf(“|                               Tugas Besar TRO                     |\n”);
printf(“|                      Menghitung Nilai Cost Terkecil               |\n”);
printf(“|                       Menggunakan North West Corner               |\n”);
printf(“____________________________________________________________________\n”);
printf(“\n\n”);
//baris
printf(“\nBanyaknya daerah asal\t: “);
scanf(“%d”,&m);
//kolom
printf(“\nBanyaknya daerah tujuan\t: “);
scanf(“%d”,&n);
// suplly
printf(“\nMasukkan nilai Supply: \n”);
for(j=0;j<m;j++)
{
printf(“Masukan Supply [%d]: “,(j+1));
scanf(“%d”,&su[j]);
tot_su=tot_su+su[j];
}
//demand
printf(“\nMasukkan nilai Demand: \n”);
for(j=0;j<n;j++)
{
printf(“masukan Demand [%d]: “,(j+1));
scanf(“%d”,&de[j]);
tot_de=tot_de+de[j];
}
//menampilkan total
printf(“\n\ntotal demand: %d, total suplyy: %d”,tot_de,tot_su);
// jika total sama
if(tot_de==tot_su){
printf(“\n\nMasukkan nilai Cost: \n”);         //matrix
for(i=0;i
{
for(j=0;j<n;j++)
{
printf(“masukan Cost[%d][%d]: “,(i+1),(j+1));
scanf(“%f”,&c[i][j]);
}
}

//Menampilkan
printf(“\nMatrix Berdasarkan Supply dan Demand”);
printf(“\n__________________________________________________________________\n”);
for(i=0;i
{
for(j=0;j<n;j++)
{
printf(“%.0f\t”,c[i][j]);
}
printf(“sup: %d”,su[i]);
printf(“\n”);
}
printf(“Demand:\n”);
for(i=0;i
{
printf(“%d\t”,de[i]);
}

//North West Corner
i=j=k=0;
while(i<=m&&j<=n)
{
if(su[i]
{
t=su[i];
o[k++]=t*c[i][j];
su[i]=0;
de[j]-=t;
i++;      //Vertical direction
}
else if(su[i]>de[j])
{
t=de[j];
o[k++]=t*c[i][j];
su[i]-=t;
de[j]=0;
j++;      //Horizontal direction
}
else
{
t=de[j];
o[k++]=t*c[i][j];
su[i]=de[j]=0;
i++;
j++;      //Diagonal direction
}
}

printf(“\n\nJawaban:”);
printf(“\n\n__________________________________________________________________”);
printf(“\nJumlah dari: “);
sum=0;
for(i=0;i<(k-1);i++)
{
sum+=o[i];
printf(“%0.f\t”,o[i]);
}
printf(“\nTotal Cost Rp. %.f,00”,sum);
printf(“\n\n”);
}else{
printf(“\n\n !!! maaf total demand harus sama dengan total suplly !!!\n\n”);

}

printf(“|===================================================================|\n”);
printf(“|                       T E R I M A  K A S I H                      |\n”);
printf(“|                                  By                               |\n”);
printf(“|                           Riza Fauzi Rahman                       |\n”);
printf(“|                                0800403                            |\n”);
printf(“|                         Ilmu Komputer C 2008                      |\n”);
printf(“|                    Universitas Pendidikan Indonesia               |\n”);
printf(“|===================================================================|\n\n”);
getchar();
}

Baca lebih lanjut

Jenis-jenis file sistem

Perbedaan FAT, FAT32, NTFS, Ext3, dan Ext4

http://wahyualamsyah.files.wordpress.com/2010/07/harddisk.jpg?w=204&h=192

Sistem Operasi Windows sampai saat ini mempunyai tiga file system :

1. FAT 16 (File Allocation Table 16)

sebenarnya sebelum FAT16, telebih dahulu sistem file di MS-DOS FAT12, tapi karena banyak kekurangan makanya muncul FAT16, FAT16 sendiri sudah dikenalkan oleh MS-DOS pada tahun 1981. Awalnya, sistem ini didesain umtuk mengatur file fi floppy disk, dan sudah mengalami beberapa kali perubahan, sehingga digunakan untuk mengatur file harddisk. Keuntungan FAT16 adalah kompatibel hampir di semua sistem operasi, baik Windows 95/98/ME, OS/2, Linux dan bahkan Unix. Namun dibalik itu semua masalah paling besar dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar harddisk, maka ukuran cluster akan semakin besar. selain itu kekurangan FAT16 salah satunya tidak mendukung kompresi, enkripsi dan kontrol akses dalam partisi

2. FAT 32 (File Allocation Table 32)

FAT32 mulai di kenal pada sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. FAT32menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua system operasi, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows XP karena Windows XP tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi.

Baca lebih lanjut

Deadlock

Prinsip dari deadlock

Deadlock ialah suatu kondisi permanen dimana proses tidak berjalan lagi ataupun tidak ada komunikasi lagi antar proses. Deadlock disebabkan karena proses yang satu menunggu sumber daya yang sedang dipegang oleh proses lain yang sedang menunggu sumber daya yang dipegang oleh proses tersebut. Atau dengan kata lain setiap proses dalam set menunggu untuk sumber yang hanya bisa dikerjakan oleh proses lain dalam set yang sedang menunggu.

contoh lain adalah pada jembatan :

sehingga orang yang ada di sebelah kiri jembatan tidak dapat melaju sebab terjadi deadlock di tengah jembatan ( bagian yang dilingkari ).Contoh lain ialah di persimpangan jalan jalan berikut ini:

Dalam kasus ini setiap mobil bergerak sesuai nomor yang ditentukan,tetapi tanpa pengaturan yang benar, maka setiap mobil akan bertemu pada satu titik yang permanen( yang dilingkari )atau bisa dikatakan bahwa setiap mobil tidak bisa meanjutkan perjalanan lagi atau dengan kata lain terjadi deadlock. Contoh lain pada proses yang secara umum terdiri dari tiga tahap, yaitu untuk meminta, memakai, dan melepaskan sumber daya yang di mintanya. Contoh kode-nya :

public class Proses { 

public synchronized void getA() {

//proses untuk mendapat sumber daya a

}

public synchronized void getB(){

//proses untuk mendapat sumber daya b

}

public void releaseA(){

//proses untuk melepaskan sumber daya a

}

public void releaseB(){

//proses untuk melepaskan sumber daya b

}

}

public class Coba {

public static void main(String [] args) {

Proses P = new Proses();

Proses Q = new Proses();

P.getA();

Q.getB();

P.getB();

Q.getA();

}

}

 

Baca lebih lanjut

PEMBUATAN PROSES

Okay gan , kali ini saya mau ngebahas tentang Cara Pembuatan Proses di Linux dan Windows. Nah sebelum lebih dalam ngebahas tentang pembuatan proses, alangkah lebih baik kita mengenal terlebih dahulu apakah proses itu? Saya mencari-cari beberapa definisi antara lain:
1. Program yang sedang dalam keadaan dieksekusi.
2. Unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan dijadwalkan oleh sistem
Operasi.
Bingung ya gan?? Saya juga bingung :p. Mari kita simpulkan, jadi proses tu sekumpulan program yang ada di PC kita (kaya MS word, MS excel, dll) yang sedang di jalankan oleh Sistem Operasi Kita. Mulai ada pencerahan sekarang?? (moga tidak, hhe.)

Lanjut gan,
Oh ya ada lagi yang perlu kita ketahui tentang proses yaitu bagaimanakah statusnya(kayak married, lajang, duda??? Hha ).. bukan itu yang saya maksud tetapi seperti ini :
1. Status New yaitu status dimana proses sedang dibuat.
2. Status Ready yaitu status dimana proses siap dieksekusi tetapi CPU belum tersedia karena sedang mengerjakan proses lain.
3. Status Waiting yaitu status dimana proses sedang menunggu suatu kejadian tertentu. Misalnya sedang menunggu operasi I/O selesai, menunggu signal dari proses lain, tersedianya memori, dsb.
4. Status Running yaitu status dimana proses dieksekusi. Pada status ini CPU sedang mengeksekusi instruksi – instruksi pada proses.
5. Status Terminated yaitu status dimana proses diakhiri.
Liat aja dech diagram nya biar jelas 

 

 

 

• Sebuah proses menjadi Waiting karena proses tersebut menunggu suatu kejadian tertentu seperti selesainya operasi I/O, misalnya perekaman data ke disk karena pada saat perekaman dilakukan proses sedang tidak menggunakan CPU maka scheduler segera mengalokasikan CPU ke proses lain yang telah Ready. Apabila kejadian yang ditunggu telah selesai maka proses dipindahkan kembali ke antrian Ready dan siap dijadwalkan.

• Sebuah proses dari keadaan Running dapat menjadi Ready kembali karena diinterupsi oleh proses lain. Interupsi dapat disebabkan karena jatah waktu yang diberikan CPU ke proses tersebut telah habis sementara proses masih memerlukan sejumlah waktu untuk selesai. Jatah waktu yang diberikan sering disebut sebagai quantum time (time slice) yang dapat berkisar antara 1 hingga 100 milidetik. Interupsi suatu proses terkait erat dengan strategi penjadwalan proses yang digunakan sistem operasi yaitu strategi preemptive dimana suatu proses dapat saja disela oleh proses lain pada saat Running.

• Sebuah proses menjadi Terminated disebabkan oleh beberapa hal diantaranya:

 Proses memang sudah sele sai mengerjakan tugasnya, sehingga diakhiri secara normal
 Melewati batas waktu yang telah diberikan.
 New Ready Running Terminated
 Waiting
 Terjadi kesalahan perhitungan misalnya mengerjakan instruksi pembagian dengan nol (division by zero) , atau menyimpan angka yang lebih besar daripada yang dapat diakomodasi oleh perangkat keras.
 Terjadi kegagalan I/O seperti kegagalan pembacaan dan penulisan file.
 Proses induknya berakhir, pada kasus ini suatu proses dibuat oleh proses lain, proses pembuat disebut sebagai parent, sedangkan proses yang dibuat disebut sebagai child . Sistem dirancang untuk mengakhiri secara otomatis proses – proses childnya bila proses parent berakhir.
 Proses child diakhiri atas permintaan proses parentnya. Pada kasus ini parent mengirim signal tertentu untuk mengakhiri childnya misalnya mengirim signal SIGQUIT, SIGKILL atau SIGTERM.

Nah setelah berkisah tentang proses beserta statusnya. Mari kita berbicara tentang pembuatan proses itu sendiri. Ada dua sistm operasi yang akan saya bahas disini yaitu pembuatan proses di LINUX dan Windows.

LINUX
Konsep Pembuatan Proses
Konsep pembuatan proses pada sistem operasi linux :
Setiap proses diberi nomor khusus sebagai identifikasi yang disebut process identification atau PID berupa angka integer unik.
Jika proses selesai (Terminated) maka semua sumber daya yang digunakan termasuk PID dibebaskan kembali.
Proses dibuat menggunakan system call fork() yang sering disebut forking proses
System call fork() mengkopi proses pemanggil sehingga akan terdapat 2 proses yaitu :
1. Proses pemanggil disebut PARENT
2. Proses hasil kopian disebut CHILD
Proses CHILD identik dengan proses PARENT-nya tetapi memiliki PID yang berbeda.
Setelah proses baru (child) berhasil dibuat eksekusi dilanjutkan secara normal di masing – masing proses pada baris setelah pemanggilan system call fork().
Proses pemanggil (PARENT) dapat melakukan forking proses lebih dari satu kali sehingga memungkinkan terdapat banyak proses CHILD yang dieksekusi.
Proses CHILD dapat melakukan forking proses seperti halnya PARENT sehingga dapat terbentuk struktur pohon proses.

Membuat Proses
Untuk pembuatan proses baru di sistem, GNU C menyediakan system call fork() yang disertakan pada pustaka unistd.h dengan bentuk prototype sebagai berikut :
pid_t fork (void);

fork() mengembalikan suatu besaran bertipe pid_t yang dapat bernilai :

-1 menandakan pembuatan proses baru (child) gagal
0 menandakan proses child

selain itu merupakan proses parent dan jika variabel PID dia kses akan berisi PID child.
Apabila operasi sukses akan terdapat 2 proses yang dieksekusi yaitu proses parent dan child, eksekusi akan dilanjutkan pada kedua proses setelah fork() sampai selesai. Seperti yang telah dijelaskan bahwa proses parent dan child dapat membuat proses – proses baru yang lain sehingga terdapat banyak proses yang berjalan pada waktu bersamaan (Multitasking).

Meng-install Aplikasi Apple iPhone Melalui Apple iTunes di PC

Print E-mail
Tuesday, 18 August 2009
MASALAH: Setelah sebulan menggunakan Apple iPhone, seorang pengguna menemui masalah pada ponsel berlayar sentuh tersebut. Semua program (gratis) yang di-download-nya dari Apples App Stores langsung tertutup (close) setelah start sehingga tidak dapat digunakan. Awalnya, solusi uninstall dan reinstall program melalui App Store Application bisa mengatasinya, tetapi lama kelamaan,  solusi tersebut tidak efektif lagi.

Image
iTunes sebagai penyelamat Masalah pada program-program dari Apple App Store banyak yang dapat diatasi melalui iTunes.

DIAGNOSIS: Pengguna iPhone tersebut membawa ke testlab CHIP. Spesialis ponsel dari CHIP Xonio Online langsung menduga sebuah masalah DRM: Apple berusaha melindungi softwarenya sebaik mungkin sehingga timbul konflik. Software gratis juga dilindungi dengan cara yang sama dan bisa bermasalah.

SOLUSI: Setelah menghapus semua program yang ada pada iPhone dan men-download kembali program gratis tersebut, CHIP men-synchronize PC dengan iPhone via iTunes. Yang pen­ting dilakukan di sini adalah memilih option untuk men-synchronize semua program. Selama sinkronisasi berlangsung, tampak sebuah laporan kesalahan de­ngan ca­tatan, pengguna tidak berhak menjalankan program pada PC tersebut. Konfirmasikan dengan “OK”. Oleh karena prosesnya berhenti, maka aplikasinya masih belum berhasil di-synchronize. CHIP mengklik salah satu program dalam media library iTunes untuk mengizinkan penggunaan pada PC tersebut. Setelah itu, software Apple meminta password iTunes. Upaya sinkronisasi berikutnya berhasil tanpa masalah. Kini, semua program yang ter–install kembali ber­fungsi dengan baik.

Koneksi PHP + SQL SERVER

Cara / code untuk mengkoneksikan SQL SERVER ke PHP dalam hal pengolahan data adalah :

//connnection to database
$link = mssql_connect("ip address", "username", "pasword") or die("unable to connect to msql server: " . msql_error());
mssql_select_db("database name", $link) or die("unable to select database 'db': " . msql_error());
$result = mssql_query(our "query", $link);

//close koneksi ke database
mssql_close($link);

untuk masalah pengolahan data, sama halnya dengan PHP + MYSQL, hanya saja ada beberapa konfigurasi yang harus Anda setting, yaitu :

Name Default Changeable msql.allow_persistent “1″ PHP_INI_ALL
msql.max_persistent “-1″ PHP_INI_ALL
msql.max_links “-1″ PHP_INI_ALL

took from PHP MANUAL